-->

Cara Mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama

Berikut ini Cara Mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama

Cara Mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama, cara mengobati keseleo yang sudah lama, cara mengobati kaki yang keseleo, cara mengobati tangan yang keseleo, cara mengobati kaki yang bengkak karena keseleo, cara mengobati kaki yang keseleo dan bengkak, cara mengobati dengkul yang keseleo, cara mengobati kaki keseleo yang bengkak, cara mengobati cedera engkel yang sudah lama,
Cara Mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama


Dailyvaldi.xyz – Cara Mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama. Halo semuanya, terimakasih karena telah mengunjungi Dailyvaldi dan telah menjadikan Dailyvaldi sebagai Blog yang menjadi daftar bacaan untuk menemani keseharian kamu semuanya. Semoga kamu semuanya khususnya admin sendiri selalu diberi kesehatan serta rezeki yang berlimpah.

Hari ini Dailyvaldi akan membahas sebuah artikel tentang Cara Mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama. Disini yang perlu kamu ketahui terlebih dahulu itu adalah apasih keseleo itu? Dan apa arti dari Cedera Engkel itu? Mari kita bahas satu-persatu dibawah ini.

Keseleo merupakan suatu istilah umum untuk cedera otot. Ada dua istilah yang merujuk pada kondisi ini yang memiliki arti yang berbeda yaitu Sprain dan Strain.

Sprain merupakan cedera yang terjadi karena regangan berlebihan atau terjadi robekan pada ligamen dan kapsul sendi. Sedangkan Strain merupakan cedera yang terjadi karena regangan berlebihan atau terjadi robekan pada otot maupun tendon.

Untuk bahasa sehari-hari, keseleo ini sama dengan Terkilir. Sehingga kamu tidak perlu merasa pusing jika teman ataupun keluarga kamu menggunakan kedua bahasa tesebut.

Ada beberapa anggota tubuh yang biasanya terkena Sprain yaitu jempol, pergelangan kaki, dan pergelangan tangan. Sedangkan untuk Strain, anggota tubuh yang sering terkena adalah betis, selangkangan, otot hamstring (otot paha belakang), punggung, dan kaki (umumnya karena olahraga).

Sprain dan Strain ini dua tipe kerusakan atau cedera jaringan lunak yang terbuat dari kumpulan serat. Cedera Sprain ini dapat disebabkan oleh jauth, terpelintir, atau tekanan pada tubuh yang menyebabkan sendi menjadi bergeser sehingga terjadi cedera ligamen.

Untuk cedera Strain, biasanya disebabkan oleh otot/tendon terpelintir atau mengalami suatu tarikan, overstressing, serta mengangkat benda berat.

Untuk gejala sprain sendiri, jika kamu terkena cedera ini kamu akan mengalami nyeri, memar, bengkak, sulit menggerakkan sendi. Sedangkan untuk gejala Strain, jika kamu terkena cedera ini kamu akan mengalami nyeri, spasme otot, kelemahan otot, bengkak, kram, sulit menggerakkan otot.

Cedera sprain dan strain ini ini memiliki tingkatan level berdasarkan tingkat keparahannya. Berikut ini merupakan tingkatan level tersebut.
  • Tingkat I: sejumlah serat robek dan anggota tubuh yang terkena cedera terasa sedikit sakit dan bengkak, tapi fungsi dan kekuatan dari anggota tubuh tersebut tidak berkurang.
  • Tingkat II: serat yang robek lebih banyak dan area cedera terasa lebih sakit dan bengkak, dengan pengurangan fungsi dan kekuatan.
  • Tingkat III: jaringan lunak robek seluruhnya, dengan pengurangan fungsi dan kekuatan secara signifikan. Tingkat III sering kali membutuhkan tindakan operasi.
Jika kamu terkena keseleo dan terkilir, untuk penanganan yang pertama yang mesti dilakukan adalah dengan menggunakan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation). Berikut ini merupakan penjelasan mengenai Metode “RICE” yang dapat kamu lakukan.
  • Rest: Istirahat selama 48 hingga 72 jam (2-3 hari)
  • Ice: Meletakkan es pada area yang cedera selama 15 menit setiap dua jam, dengan menggunakan handuk di antara kulit dan es.
  • Compression: Menggunakan perban secara ketat area cidera dengan arah balutan dari daerah yang paling jauh dari jantung ke arah jantung (dari bawah ke atas)
  • Elevation: Memposisikan bagian yang cedera lebih tinggi dari jantung untuk mengurangi pendarahan internal pada area cedera.
Selain menggunakan metode “RICE” diatas, kamu juga dapat memberikan obat anti nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen untuk mengurangi ras nyeri yang diakibatkan keseleo ataupun terkilir.

Ada beberapa hal yang tidk boleh kamu lakukan saat pasca cedera yaitu kegiatan yangg terlalu berat, konsumsi alkohol, dan memijat area cedera selama 72 jam setelah cedera karena dapat memperburuk pembengkakan.
Baca Juga:
Selanjutnya, Cedera Engkel merupakan cedera pergelangan kaki maupun pergelangan tangan yang muncul akibat ikatan ligamen, yaitu urat yang mengikat tulang, mengalami peregangan yang berlebihan. 

Tentunya jika ligamen tersebut terjadi peregangan yang melewati batas kemampuannya atau terjadi peregangan yang cukup keras, maka akan membuat ligamen terseut menjadi terkilir. Cedera engkel ini disebut juga Ankle Sprain.

Cedera engkel ini sering terjadi dikalangan atlet olahraga yang berfokus pada penggunakan engsel saat berolahraga. Beberapa olahraga yang melibatkan penggunaan engsel ini adalah Bola Voli, Badminton, dan lain sebagainya.

Berikut ini Cara Mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama yang mesti kamu tahu.

Cara Mengobati Keseleo yang Sudah Lama

Untuk Pengobatan Keseleo yang sudah lama, Kamu dapat mencoba beberapa cara mengobati keseleo yang sudah lama yang akan admin bagikan berikut ini.
  • Istirahatkan diri kamu dari segala macam aktivitas yang akan memperparah cedera yang kamu alami, setidaknya dalam waktu 2-3 hari setelah cedera.
  • Kompres area yang keseleo atau terkilir menggunakan es batu yang dibalut handuk atau kain selama 15 – 20 menit tiap 2 – 3 jam sehari. 
  • Hindari menempelkan es secara langsung pada area yang terkilir atau keseleo.
  • Membatasi pergerakan yang dapat memperburuk kondisi keseleo atau terkilir dan mencegah pembengkakan yang meluas.
  • Mambalu area yang cedera enggunakan plester (perban) yang elastis.
  • Letakkan lokasi tubuh yang keseleo atau terkilir di posisi yang lebih tinggi. Kamu biasa menggunakan alat peyangga seperti bangku atau bantal untuk kaki atau tangan yang keseleo atau terkilir.

Cara Mengobati Cedera Engkel yang Sudah Lama

Setelah kamu mengetahui cara mengobati keseleo yang sudah lama, kamu juga harus mempelajari juga cara mengobati cedera engkel. Hal ini berguna untuk kamu yang sering berolahraga yang menggunakan engkel.

Berikut ini Cara Mengobati Cedera Engkel yang Sudah Lama yang wajib kamu ketahui.
  • Rest (beristirahat)
Cara Mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama, cara mengobati keseleo yang sudah lama, cara mengobati kaki yang keseleo, cara mengobati tangan yang keseleo, cara mengobati kaki yang bengkak karena keseleo, cara mengobati kaki yang keseleo dan bengkak, cara mengobati dengkul yang keseleo, cara mengobati kaki keseleo yang bengkak, cara mengobati cedera engkel yang sudah lama,
Cara Mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama

Pada tahapan yang pertama, hal yang kamu lakukan untuk mengatasi cedera engkel yang sudah lama adalah dengan Beristirahat (Rest). Istirahatkan bagian cedera engkel dengn berhati-hati.

Jangan melakukan aktivitas ringan maupun berat. Hal ini bertujuan agar cedera tidak mengalami peradangan. Kamu juga bisa menggunakan penopang seperti tongkat kruk atau brace, untuk memastikan pergelangan tidak bergeser.
  • Ice (mengompres dengan Es)
Cara Mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama, cara mengobati keseleo yang sudah lama, cara mengobati kaki yang keseleo, cara mengobati tangan yang keseleo, cara mengobati kaki yang bengkak karena keseleo, cara mengobati kaki yang keseleo dan bengkak, cara mengobati dengkul yang keseleo, cara mengobati kaki keseleo yang bengkak, cara mengobati cedera engkel yang sudah lama,
Cara Mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama

Untuk cara yang kedua adalah kamu dapat melakukan pengobatan cedera engkel yang sudah lama ini dengan menggunakan es. Caranya kamu cukup mengompres bagian dari cedera dengan menggunakan es. Baluti es tersebut dengan handuk ataupun kain agar es tersebut tidak menyentuh langsung kekulit.
  • Compression (memberi tekanan)
Untuk cara yang ketiga, hal yang dapat kamu lakukan untuk mengobati cedera engkel yang sudah lama adalah dengn memberikan Kompresi atau tekanan. Hal ini dilakukan untuk mencegah pergelangan kaki bergerak-gerak.
  • Elevation (Mengangkat Kaki)
Untuk tahap akhir yang perlu kamu lakukan untuk mengobati cedera engkel yang sudah lama adalah dengan mengangkat bagian cedera engkel ke tempat yang leih tinggi dengan hati-hati.

Hal ini berguna agar aliran darah pada bagian yang terkena cedera engkel bisa kembali lancar. Dan cara ini juga dapat mengurangi pebengkakan pada cedera engsel.

Apakah Cedera Engkel Bisa Sembuh Total

Cedera engkel atau pergelangan kaki sangat umum terjadi. Sebagian besar cedera ini bersifat ringan dan dapat sembuh sendiri dengan penanganan di rumah. 

Waktu yang diperlukan untuk proses penyembuhan sekitar 3 sampai dengan 6 minggu, tergantung beratnya kerusakan. 

Namun, jika cedera engkel cukup parah hingga membatasi aktivitas sehari-hari, maka kondisi ini perlu diperiksakan ke dokter. 

Untuk perawatan dari cedera engkel, kamu bisa menerapkan metode R.I.C.E selama beberapa hari pertama: Istirahat (Rest): Menghindari aktivitas yang dapat menimbulkan perasaan sakit dan tidak nyaman, serta menimbulkan bengkak. 

Namun, jika cedera engkel tidak kunjung membaik dalam 5-7 hari setelah mendapatkan perawatan di rumah, kamu sebaiknya kembali memeriksakannya ke dokter.

Apa Dampak Cedera Engkel

Cedera engkel dapat memiliki beberapa dampak jangka panjang jika tidak ditangani dengan baik. Tanpa perawatan dan rehabilitasi yang tepat, cedera engkel dapat melemahkan pergelangan kaki, sehingga kemungkinan besar akan mengalami cedera lagi. 

Cedera engkel yang terjadi berulang dapat menyebabkan masalah jangka panjang, termasuk nyeri pergelangan kaki kronis, radang sendi, dan ketidakstabilan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat jika kamu mengalami cedera engkel.

Kenapa Cedera Engkel Bisa Kambuh

Cedera engkel atau ankle sprain adalah cedera pada pergelangan kaki yang muncul akibat ikatan ligamen, yaitu urat yang mengikat tulang, mengalami peregangan yang berlebihan. 

Cedera ini bisa terjadi karena berbagai faktor penyebab, seperti digunakan terlalu berlebihan, gerakan engkel yang terbatas dan terlalu kaku, jatuh tersandung atau terpeleset, postur kaki yang kurang tepat saat berjalan atau berdiri, dan alas kaki yang digunakan kurang nyaman dan kurang mendukung. 

Cedera engkel juga bisa kambuh karena engkel digunakan terlalu berlebihan, gerakan engkel yang terbatas dan terlalu kaku, jatuh tersandung atau terpeleset, postur kaki yang kurang tepat saat berjalan atau berdiri, dan alas kaki yang digunakan kurang nyaman dan kurang mendukung. 

Untuk menyembuhkan cedera engkel kambuhan, kamu bisa melakukan beberapa cara seperti istirahatkan kaki kamu sesering mungkin, kompres dingin dengan es batu karena pembengkakan terjadi cepat, dan hindari mengoleskan es langsung ke kulit. 

Selain itu, kamu juga bisa membalut pergelangan kaki kamu dengan perban elastis (seperti perban ACE) untuk mengurangi pembengkakan pada engkel. Jika cedera engkel cukup parah hingga membatasi aktivitas sehari-hari, maka kondisi ini perlu diperiksakan ke dokter.

Bagaimana Mengobati Engkel Kaki

Untuk mengobati engkel kaki, kamu bisa melakukan beberapa cara seperti dibawah ini, yaitu:
  1. Istirahatkan kaki kamu sesering mungkin: Hindari aktivitas yang membebani engkel kaki kamu.
  2. Kompres dingin dengan es batu: Kompres engkel dengan es batu selama 10-15 menit untuk mengurangi pembengkakan.
  3. Hindari mengoleskan es langsung ke kulit: Gunakan handuk atau lap sebagai perantara antara es dan kulit.
  4. Bungkus pergelangan kaki dengan perban elastis: Perban elastis membantu mengurangi pembengkakan pada engkel.
  5. Perhatikan postur kaki: Pastikan postur kaki kamu tepat saat berjalan atau berdiri.
  6. Gunakan alas kaki yang nyaman dan mendukung: Pilih alas kaki yang sesuai dengan bentuk kaki kamu dan memberikan dukungan yang cukup.
Jika cedera engkel cukup parah hingga membatasi aktivitas sehari-hari, maka kondisi ini perlu diperiksakan ke dokter.

Apakah Kaki Yang Keseleo Bisa Sembuh Sendiri

Ya, keseleo pada umumnya akan sembuh dalam waktu beberapa minggu tanpa pengobatan yang khusus. Meski keseleo ringan bisa sembuh dengan sendirinya, kamu disarankan untuk konsultasi ke dokter jika sakit yang dirasakan tidak sembuh dalam 3 hari, terutama jika nyeri atau bengkak semakin parah, ada luka terbuka, muncul tanda-tanda infeksi, atau tidak bisa berdiri sama sekali.

Untuk mempercepat penyembuhan keseleo, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan, yaitu:
1. Istirahatkan sendi pergelangan kaki.
2. Balut pergelangan kaki yang keseleo dengan perban elastis selama 48–72 jam.
3. Kompres kaki yang keseleo dengan air es.

Namun, jika rasa sakit yang dialami karena keseleo masih tergolong ringan, kamu bisa mengatasinya secara mandiri di rumah. 

Jika kamu merasa khawatir atau gejala tidak kunjung membaik, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter kamu.

Apa Itu Ankle Joint

Ankle joint, atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sendi pergelangan kaki, adalah sendi yang menghubungkan tulang-tulang kaki bagian bawah, yaitu fibula dan tibia, dengan tulang talus pada kaki. Ini adalah sendi engsel yang kompleks yang terdiri dari dua artikulasi. Sendi ini juga dikenal sebagai talocrural joint.

Sendi pergelangan kaki adalah sendi yang memungkinkan gerakan meluncur antara ujung distal tibia dan fibula dan ujung proksimal talus. 

Dalam konteks cedera, pergelangan kaki atau ankle sprain adalah cedera yang muncul akibat ikatan ligamen, yaitu urat yang mengikat tulang, mengalami peregangan yang berlebihan.

Apa Yang Terjadi Jika Keseleo Dibiarkan

Jika keseleo dibiarkan dan tidak ditangani dengan benar, hal ini dapat menyebabkan beberapa komplikasi, seperti sakit kronis di pergelangan kaki, ketidakseimbangan sendi, serta munculnya artritis di pergelangan kaki. 

Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan penanganan yang tepat jika kamu mengalami keseleo. 
Berikut adalah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan jika mengalami keseleo:
1. Melindungi otot atau ligamen yang keseleo (Protection)
2. Mengistirahatkan otot atau ligamen yang keseleo (Rest)
3. Mendinginkan otot atau ligamen yang keseleo (Ice)
4. Menekan otot atau ligamen yang keseleo (Compression).

Namun, jika gejala keseleo tidak membaik hingga 5–7 hari, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter. Segera ke IGD jika mengalami gejala berupa nyeri hebat ketika area yang cedera disentuh atau digerakkan, memar yang parah, mati rasa atau kesemutan di area yang cedera, perubahan bentuk fisik di area yang cedera, seperti bengkok atau patah, dan tanda-tanda infeksi, seperti demam.

Apa Yang Terjadi Jika Keseleo Tidak Di Obati

Jika keseleo tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan beberapa komplikasi. Beberapa di antaranya adalah:
  1. Sakit Kronis: Keseleo yang tidak diobati dapat menyebabkan rasa sakit yang berkepanjangan atau kronis di area yang terkena.
  2. Ketidakstabilan Sendi: Keseleo dapat merusak ligamen, yang berfungsi untuk menstabilkan sendi. Jika tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan sendi menjadi tidak stabil dan rentan terhadap cedera lebih lanjut.
  3. Artritis: Jika keseleo tidak diobati, hal ini juga dapat meningkatkan risiko terjadinya artritis di sendi yang terkena.
Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan penanganan yang tepat jika kamu mengalami keseleo. Meskipun keseleo ringan biasanya akan sembuh dengan sendirinya, kamu disarankan untuk konsultasi ke dokter jika sakit yang dirasakan tidak sembuh dalam 3 hari, terutama jika nyeri atau bengkak semakin parah, ada luka terbuka, muncul tanda-tanda infeksi, atau tidak bisa berdiri sama sekali.

Keseleo Apakah Boleh Dipijat

Jika kamu selama ini keseleo dan langsung dipijat/diurut ternyata tidak diperbolehkan untuk diurut. Mengurut bagian yang keseleo dapat merusak jaringan otot, sehingga jaringan ligamen yang bermasalah semakin menjadi-jadi. Oleh karena itu, seseorang yang keseleo akan mengalami bengkak karena mendapatkan urut dari tukang pijat.

Penanganan keseleo dengan memijat sangat tidak direkomendasikan. Jika terjadi keseleo, lebih baik melakukan pertolongan dengan mengistirahatkan bagian yang keseleo agar ketegangan berkurang tanpa diberi ramuan apa-apa atau dipijat, setelah rileks lanjutkan dengan mengompresnya agar bagian yang keseleo tidak terkontaminasi dengan faktor eksternal maka kita bisa membalutnya dengan perban.

Jadi, jika kamu atau orang lain mengalami keseleo, sebaiknya jangan memijat area yang terkena. Sebaliknya, cobalah untuk istirahat, mendinginkan area tersebut dengan es, dan menggunakan perban elastis untuk membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri.

Apa Nama Obat Keseleo Di Apotik

Ada beberapa obat yang bisa kamu temukan di apotek untuk mengatasi keseleo, yaitu:
  1. Paracetamol: Obat ini termasuk ke dalam obat pereda nyeri paling umum digunakan. Kegunaan utamanya adalah untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri.
  2. Ibuprofen: Jenis obat keseleo yang dapat membantu mengatasi nyeri selanjutnya adalah ibuprofen. Ibuprofen masuk ke dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).
  3. Naproxen Sodium: Nama obat keseleo di apotek selanjutnya adalah naproxen.
Namun, sebelum menggunakan obat-obatan tersebut, sebaiknya kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker.

Berapa Lama Keseleo Pergelangan Kaki Sembuh

Keseleo pergelangan kaki ringan hingga sedang umumnya sembuh dalam waktu 2-6 minggu dengan pengobatan RICE, kompresi, dan modifikasi aktivitas. Keseleo yang parah membutuhkan waktu lebih lama. 

Jauhkan tekanan dari area yang terluka sampai rasa sakitnya hilang. Umumnya, keseleo ringan akan sembuh dalam 7 hingga 10 hari. Mungkin perlu beberapa minggu agar rasa sakit hilang setelah keseleo yang parah. Dokter mungkin akan merekomendasikan kruk. Terapi fisik juga dapat membantu penyembuhan.

Apakah Terkilir Dan Keseleo Itu Sama

Terkilir dan keseleo sebenarnya berbeda. Terkilir adalah peregangan atau robeknya ligamen, yakni pita jaringan berserat yang kuat dan menghubungkan tulang satu sama lain pada persendian. Sedangkan keseleo adalah robeknya tendon atau jaringan otot. Jadi, perbedaannya terletak pada bagian otot yang robek.

Keseleo Sebaiknya Ke Dokter Apa

Jika kamu mengalami keseleo dan gejala tidak membaik atau semakin parah setelah beberapa hari, disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis ortopedi. Dokter ortopedi adalah dokter yang memiliki spesialisasi dalam diagnosa dan pengobatan penyakit atau cedera pada sistem muskuloskeletal, yang mencakup tulang, otot, sendi, ligamen, tendon, saraf, dan kulit.

Namun, jika kamu merasa khawatir atau gejala tidak kunjung membaik, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter kamu. 

Segera ke IGD jika mengalami gejala berupa nyeri hebat ketika area yang cedera disentuh atau digerakkan, memar yang parah, mati rasa atau kesemutan di area yang cedera, perubahan bentuk fisik di area yang cedera, seperti bengkok atau patah, dan tanda-tanda infeksi, seperti demam.

Cedera Ankle Ke Dokter Apa

Jika kamu mengalami cedera pada pergelangan kaki atau ankle, disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis ortopedi. 

Dokter ortopedi adalah dokter yang memiliki spesialisasi dalam diagnosa dan pengobatan penyakit atau cedera pada sistem muskuloskeletal, yang mencakup tulang, otot, sendi, ligamen, tendon, saraf, dan kulit.

2 Langkah Pertama Dalam Penanganan Cedera Kaki Terkilir Adalah

Dua langkah pertama dalam penanganan cedera kaki yang terkilir adalah:
  1. Melindungi: Lindungi area yang terkilir dari cedera lebih lanjut. Misalnya, jika kamu telah terkilir pergelangan kaki, hindari berjalan atau berlari yang dapat memperparah cedera.
  2. Istirahat: Istirahatkan area yang terkilir untuk membantu proses penyembuhan. Hindari aktivitas yang menyebabkan rasa sakit, bengkak, atau ketidaknyamanan.

Ingatlah bahwa setiap cedera harus ditangani secara individu, dan jika kamu merasa khawatir atau gejala tidak kunjung membaik, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter kamu.


Demikian Artikel tentang Cara Mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama yang dapat admin bagikan untuk kamu semua. Semoga bermanfaat dalam mengobati Keseleo dan Cedera Engkel yang Sudah Lama.

Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan, karena kita masih berada di tengah-tengah wabah pandemi covid-19.
LihatTutupKomentar